Select Page

Modifikasi Mercedes-Benz CLK 240 : Trial n Error Demi Fitment Sempurna

Modifikasi Mercedes-Benz CLK 240 : Trial n Error Demi Fitment Sempurna

Memasang velg pada mobil memang mudah, hanya urusan baut dan kunci pas. Namun untuk membuatnya indah dan memiliki cita rasa fitment yang memiliki seni tingkat tinggi tidaklah semudah membalikan telapak tangan.

MERCY-CLK-240-STANCE-2

Marco Hutomo harus melawati proses trial n error untuk menjadikan Mercedes-Benz CLK 240 miliknya tampil begitu tampan. Gaya Stance dengan velg berspesifikasi agresif jadi fokus utamanya. “Mengatur fitment supaya bisa pas dengan fender nggak gampang, apalagi  pakai velg dengan spesifikasi yang sangat agresif, mengingat fender CLK tak terlalu besar. Butuh trial n error,” buka Marco.

Vleg Berspesifikasi Agresif

Velg JDM berlabel Weds Kranze LXZ, dengan spesifikasi fantastis merupakan velg yang indah dipandang sekaligus bisa jadi masalah kalau pasangnya nggak benar. Diameternya 19 inchi, ini saja udah jadi Pe-Er buat masuk ke ruang fender CLK yang mungil, belum lagi lebar dan offset velg, 10.5 inchi et-14 (front) 12 inchi et-45 (rear), celong abis!!.

MERCY-CLK-240-STANCE-3

Biar saat setting fitment mudah diatur dan ban bisa celup kedalam fender, Marco mengaplikasikan ban Toyo DRB 225/35/R19 (front) dan 265/30/R19 (rear). Perpaduan velg dengan ukuran ban ini membuat efek narik sehingga bentuk ban menjadi mebulat.

MERCY-CLK-240-STANCE-5

Setting selanjutnya, agar Ground Clearance Rendah alias ceper sang tuner membuat sudut kemiringan roda menjadi chamber negative. Mengatur sudut kemiringan ini juga ditujukan untuk membuat roda tidak over fender dengan fender bagian atas yang ujung – ujungnya biar mendapatkan fitment yang sesuai keinginan.

MERCY-CLK-240-STANCE-4

Pakai Air Suspension Biar Fungsional

Pilihan Marco menggunakan Air Suspension dengan mobil ceper memang masuk akal mengingat jalanan di Tanah Air kita tercinta ini masih banyak yang rusak ataupun poldur yang dibangun tak beraturan. Namun sedikit agak tak masuk akal buat yang berkantong cekak, hehehe.

MERCY-CLK-240-STANCE-6

“Air suspension lebih fungsional dibandingkan lowering kit, terutama untuk jalanan Indonesia yang agak kurang bersahabat apalagi saat masuk komplek perumahan dengan speed bump yang kurang sopan (tinggi). Selain itu lebih memudahkan aja kalau digunakan sehari – hari,”curhat pria yang hobi Traveling dan ngeGym.

MERCY-CLK-240-STANCE-7

Saat Air suspension disetel dengan tingkat kerendahan maksimal jatuhnya fender jatuh tipis dengan bibir velg, inilah yang disebut fitment pas dan berseni tinggi. Sisi estetikanya menggunakan air suspension membuat fender tetap tampil clean, tidak ada fender keriting atau kebakar, karena saat bertemu jalan bergelombang tinggal atur ketinggiannya.

MERCY-CLK-240-STANCE-8

Air Suspension-nya dipasang dua titik saja yakni pada bagian belakang, sisanya pakai coilover. “Suspensi jenis ini bisa disetting untuk tingkat keras atau empuknya. Selain itu, bisa bikin stabil kalau lagi jalan kencang,”ujar Marco.

Spesifikasi :
Exterior: Add on bodykit carlsson front, rear and sideskirt with custom splitter, Aftermarket headlamp, Aftermarket stoplamp, Natural widebody front and rear fender. Interior : Retrim interior with Wollsdorf leather, Pedalset AMG. Audio: Power 2ch Domination, Subwoofer focal 10″, Processor. Engine: Porting n Polished, Custom piping intake, Custom downpipe, AMG Exhaust, Uberflow Valvetronic. Undercarriage: Kranze LLXZ 10.5 et-14 (front) 12 et-45 (rear), Adjustable control arm by RBcustom (front and rear), Universal Airsuspension 2 points, KW V2 shockbreaker.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *