Select Page

AutoPro 2017, Panggung Industri Aftermarket di Indonesia

AutoPro 2017, Panggung Industri Aftermarket di Indonesia

Di awal tahun 2017, geliat dunia otomotif aftermarket dinaikkan gengsinya dengan gelaran bertajuk AutoPro Indonesia 2017. Pameran yang akan diselenggarakan tanggal 23-25 Februari 2017 mengambil lokasi di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta.

Event ini dipersembahkan Nine Events, anak perusahaan dari Seven Events yakni penyelenggara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) berkolaborasi dengan Tarsus dan NMAA. Tidak hanya otomotif aftermarket, juga dihadirkan dunia modifikasi dan tuning, sehingga AutoPro menjadi playground untuk menaikkan level dunia aftermarket, modifikasi dan tuning di Indonesia.

Menurut Alfin M. Rahman selaku Project Head Nine Events, terus tumbuhnya sektor otomotif di Indonesia yang merupakan pusat manufaktur kendaraan terbesar kedua di Asia Tenggara, menjadi alasan Nine Events untuk menyelenggarakan AutoPro 2017.

“Penjualan kendaraan di Tanah Air yang mencapai 1.013.291 unit pada 2015, hingga mengalami peningkatan di tahun berikutnya, merupakan sinyal positif bagi para produsen produk aftermarket. Karena membuka peluang untuk bertambahnya jumlah pemilik kendaraan yang ingin melakukan modifikasi, baik dalam skala kecil maupun besar,” tukas Alfin, saat ditemui tim SoundandMachine, beberapa waktu lalu.

AutoPro Indonesia 2017 akan menjadi wadah serta ajang untuk memamerkan produk-produk terkini yang dapat meningkatkan dan membuka peluang bisnis baru. Pada penyelenggaraan Autopro Indonesia 2017, program Business Match Making menjadi fokus utama untuk memberikan kesempatan networking, untuk membantu perusahaan untuk terkoneksi dengan calon buyer, meliputi distributor, agen, dan partner.

AutoPro Indonesia 2017 mengedepankan pameran industri di sektor aftermarket yang lebih fokus kepada transaksi Business to Business (B to B) atau dikenal dengan istilah trade fair, bukan model pameran yang menjual langsung produk kepada konsumen (Business to Customer) seperti yang diterapkan pada GIIAS. “AutoPro 2017 dipastikan akan memberikan sesuatu yang baru di otomotif Indonesia,” kata Alfin.

Pameran ini tidak hanya mencakup Indonesia tetapi juga negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara dan Australia. Berlangsung selama tiga hari dan khusus hari terakhir dibuka untuk konsumen. Kategori produk yang ikut serta berupa perawatan mobil, aksesori, car audio, tuning modifikasi, perangkat multimedia, elektronik, cat, ban dan pelek, perbaikan bodi, serta konektivitas dan baterai kendaraan.

FYI, di event ini rencananya National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) akan menghadirkan showcase mobil-mobil modifikasi terbaik yang ada di Indonesia, selain itu di AutoPro juga tetap melibatkan mobil-mobil dengan sistem car audio terbaik yang akan dipertandingkan menggunakan rule Car Audio Network (CAN).

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *